December 11, 2018

PORSENI Pondok Pesantren Modern Al Ihsan 2018

TIMRED ALIHSAN, BALEENDAH-- Pesantren Alihsan Baleendah menggelar Pekan Olahraga dan Seni (porseni) tingkat santri Tsanawiyah dan Aliyah untuk membina mental sportifitas, rivalitas, spiritual, jasmani dan rohani serta ukhuwah Islamiyah. Yang dilaksanakan di komplek pesantren Alihsan Baleendah, Bandung, Sabtu (8/12).

Pengasuhan santri menilai, bahwa untuk membina kader santri yang terpenuhi segala kemampuannya, haruslah difasilitasi baik sarana dan prasarana juga bentuk kegiatannya, event semacam ini sangat baik untuk seluruh santri, selain mengisi kekosangan santri menunggu waktu perpulangan, juga untuk merekatkan ukhuwah Islamiyah antar santri dan membina mental mereka.

Direktur KMI Haji Dede Rohanda menilai, kegiatan ini akan menjadi ajang kompetisi tahunan untuk mempersiapkan kader juara yang nantinya akan dilombakan ditingkat yang lebih tinggi, baik tingkat KKM, kabupaten, bahkan hingga nasional. Diketahui bahwa, jebolan dari porseni ini, telah mentransformasikan beberapa santri untuk menjadi perwakilan kejuaraan badminton hingga tingkat provinsi di tahun lalu.

“seluruh santri harus semangat mengikuti kegiatan ini, untuk menjadi yang terbaik, nanti jika kalian berhasil menjadi juara secara otomatis kalian akan mewakili pesantren untuk lomba ke tingkat yang lebih tinggi lagi” sambutnya di pembukaan porseni.

Ketua pelaksana porseni tahun 2018 memastikan, panitia telah melakukan semaksimal mungkin gelaran acara porseni ini, walaupun disela-sela waktu yang sempit tapi semoga seluruh santri terhibur dan membawa nilai positif kepada diri mereka agar mereka menjadi peserta yang telah terbiasa berkompetisi dengan sikap professional dan sportif.

“kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk pelaksanaan kegiatan ini, semoga seluruh peserta yang ikut berkegiatanmaupun para supporter menjadi terhibur dan kalian siap untuk menjadi para petanding yang professional dan sportif, sesuai dengan motto kita be the best and keep attitude,” katanya dalam sambutan ketua panitia.

Koordinator  lapangan ustad Rahmat Hidayatullah, melaporkan bahwa porseni ini melangsungkan 6 cabang olahraga dan 6 cabang seni. Untuk cabang olahraga yaitu futsal, volley, badminton, tenis meja, catur, bola basket dan lomba lari. Sedangkan untuk cabang seni yaitu, biantara sunda, puitisasi Al-Quran, pidato bahasa Indonesia, pidato bahasa arab, dan pidato bahasa inggris terakhir MTQ.

Semua elemen berharap, kegiatan ini menjadi gerbang prestasi pesantren Alihsan untuk menjadi juara dan menjadi pesantren yang unggul sesuai visi dan misi pesantren